mrgreen :mrgreen:

mrgreen :mrgreen:

^_^

Kupinang engkau dengan Al Quran…

Kokoh dan suci ikatan cinta
Kutambatkan penuh marhamah
Arungi bersama samudra dunia

Jika terhempas di lautan duka
Tegar dan sabarlah tawakal pada-Nya
Jika berlayar di sukacita
Ingatlah tuk selalu syukur pada-Nya

Hadapi gelombang ujian
Sabarlah tetap tawakal
Arungi samudra kehidupan
Ingatlah syukur pada-Nya


mrgreen :mrgreen:

mrgreen :mrgreen:

[on the day, i realize that i should prepare 'the next chapter' of my life; whatever it would be.. for better, for worse] ^^

^_^ ^o^ ^-^ ^_^ ^o^ ^-^ ^_^ ^o^ ^-^

Listen to the music:
http://www.imeem.com/iluvislam/music/R0MSpN37/gradasi-kupinang-engkau-dng-al-quran/
^_^ ^o^ ^-^ ^_^ ^o^ ^-^ ^_^ ^o^ ^-^
[Kupinang Engkau Dengan Al Quran
Album : Kupinang Engkau Dengan Al Quran
Munsyid : Gradasi
http://liriknasyid.com]
Opened_Qur'an

when u feel alone

no one seems to care,

or other times…

when u’re happy

when u’re mad

when you feel all mix emotions..

just write it down on your own diary..

your own world u could count on, u could trust,

YES there’s only YOU!!

Your Self

tehijaukiwi

Bandung

overheat 050509

Chapter I

Skin Care

 

Bandung, Sabtu 6 Juni 2009

 

Maruko, Maruo, Tamae

 

 

 

 

 

Luna, Cinderella, dan Bintang


Cinderella  dan Bintang adalah dua orang yang mempunyai kepribadian berbeda, yang satu extrovert parah dan yang satunya introvert gadungan (hemmm)..

Mereka cantik, pintar, baik, dan disukai teman-temannya…yuuuu…Mereka bersahabat dengan Luna seorang munsyid yang tidak terlalu sibuk memperhatikan penampilan fisiknya. =))

Dari masalah penampilan fisik inilah persahabatan ke tiga orang aneh ini mulai terjalin erat, awalnya Luna dan Cinderella memang sudah berteman kemudian Bintang masuk 2 bulan setelah mereka, merasa cocok akhirnya gabung degh..


Keprihatinan Cinderella melihat Luna yang cuek terhadap penampilannya, padahal dia  akan segera menikah, membawa kami ke sebuah Skin Care teranama di kota kembang. Cinderella menyarankan Luna untuk ikut perawatan.

Awalnya Luna  agak gengsi dan bertanya-tanya (ampe ke manager), ga apa2 kan klo cowok ikut perawatan kecantikan? ..dengan berapi-api Cinderalla menejalaskan bahwa itu wajar saja dan menunjuk Bintang sebagai contoh. Bintang yang notabene mantan pasien Skin Care tersebut tidak kalah semangat memprovokasi Luna untuk ikut perawatan..

Dan Akhirnya..Luna pun terpengaruh.. (tertawa terguling-guling mode on) huwakakakakak.. =)) misi kami berhasil.. diputuskan Sabtu adalah hari yang tepat untuk pergi ke skin care, rencananya kami pergi bertiga.. namun karena jadwal edukasi Cinderella sabtu sore so yang nganter Luna untuk perawatan adalah Bintang..

Bintang dan Luna pergi ke skin care.. tentunya masing2..ga mungkin gitu boncengan..iiihhh..secara…………………. hohoo Sampai disana daftar, konsul, Luna perawatan, Bintang nunggu..nunggu…nunggu..nuuungguuuuuuuuu…lama banget..

1 ½ jam kemudian pintu itu terbuka..Luna keluar dengan wajah yang MERAH (huruf besar berarti sangat)..matanya berair..kayak abis nangis..melihat Luna seperti itu..Bintang yag sangat baik hati dan perhatian pada teman-temannya…tertawa terbahak-bahak..hahahahaha..”KURANG AJAR..” kata Luna..

Luna tampak kesakitan tapi tampak seneng juga..ya iya..lah..isi jerawatnya keluar semua getoo..hehehe..PIS :p

So abis itu ngambil obat, pembayaran…hemmm..BOBOL..Luna dirampok..dan Bintang dapat Mug Cantik..hahahaha…soalnya dah merekomendasikan skin care itu ke Luna..padahal mah..Cinderella yang paling berpengaruh..hihihihi..Karena Luna dikasih tas tempat obat yag warnanya merah dan lucu..dan ga mungkin dia bawa ke kantor..so diputuskan tas itu untuk Cinderella..hehehe..tapi ampe sekarang belum berpindah tangan juga tuh tas..

So..that’s it..episode pertama

 

TO BE CONTINUED…

NOTICE: Yang dituliskan disini, adalah hasil pemikiran makhluk dhaif yang belajar memaknai hidup, menikmati berbagai kejutan dan keajaiban dalam hidup lalu mencoba meramunya dalam tulisan. Semoga bermanfaat ^_^

Bismillahaahirrahmaanirrahiim…


If he’s not the one I want, may be he’ll be the one I need…


T-A-K-D-I-R.  Enam huruf yang akhir-akhir ini membuatku jungkir balik memikirkannya,

Aku tak pernah tau orang seperti apa kelak yang Tuhan takdirkan untukku,

Apakah dia seorang yang kukenal, mungkin salah satu dari temanku, atau seseorang yang sama sekali tak pernah aku kenal sebelumnya.

Siapapun itu, inginku… orang itu adalah orang yang menyukaiku dan aku sukai juga.

Paling tidak, ada hal yang berpotensi membangkitkan rasa itu, mungkin hal-hal yang irrasional seperti chemistry: sebuah rasa tak terdefinisikan diluar jangkauan fisik, materi, kepentingan, kedudukan dll.

Well, setiap orang punya taste, punya selera.

OK aku paham bahwa cinta mungkin berkembang seiring berjalannya waktu, karena kebiasaan, mungkin tumbuh dalam pernikahan itu, kata orang jawa sih: “witing tresno jalaran soko kulino”.

Apalagi aku adalah wanita, yang -menurut beberapa sahabatku- tidak memerlukan cinta untuk menikah, jika sang calon suami adalah orang yang baik dan sangat mencintai kita, katanya sih nanti kita –yang wanita ini- juga tumbuh cintanya. Baiklaaahhh.

Namun, bagaimana jika sang calon suami bukanlah orang sebaik dan secinta itu pada kita??

Jika pun dia baik tapi ternyata dia bukan pria yang sanggup meruntuhkan ego kelelakiannya untuk berusaha melumerkan hati kita hingga kita tak mampu mencintainya juga? Sedang dilain pihak kita juga tidak mempunyai perasaan khusus padanya?

Bagaimana kalau orang yang kita nikahi itu suatu hari setelah 10 tahun pernikahan, setelah memiliki 5 orang anak tetap tak mampu mencintai kita? Jadi selama ini ia hanya menggugurkan kewajibannya? Sebuah level terendah dalam menjalani sesuatu. “Dihamili tanpa cinta” kata seorang teman. Waw. Naudzubillaah.

Lalu bagaimana jika berharap akan seorang yang kita inginkan sedang dia tidak menginginkan kita? Pastinya akan sangat melelahkan sekali ya… Atau mungkin dia menginginkan kita juga tapi orang tuanya menentang? Atau ada suatu keadaan dimana tidak memungkinkan untuk bersama, misalnya ternyata dia adalah saudara kembar kita yang dipisahkan selama bertahun-tahun hahaaaa atau dia memiliki penyakit yang bisa membahayakan nyawa dan jiwa kita? Atau mungkin berbeda keyakinan dalam memandang sesuatu, sesuatu yang prinsipil?

Setiap orang yang memutuskan untuk menikah, pasti berharap bahwa pernikahan tersebut hanya akan terjadi satu kali dan berharap pernikahannya akan membawa kebahagiaan dalam hidupnya,  tentu saja untuk menciptakan hidup yang bahagia mustilah dibarengi dengan keikhlasan dan kemantapan hati menjalaninya, hingga sakinah itu tercipta melalui mawaddah dalam membentuk kelompok inti pembangun peradaban yang mampu menyebarkan rahmat ke setiap penjuru bumi. Caelaahh ^_^

Proses perkenalan yang kita sebut dengan “ta’aruf” saat ini sudah dikenal oleh sebagian masyarakat muslim kita, sayangnya masih banyak yang tidak memperhatikan sisi manusiawi seperti perasaan suka dll, terlalu banyak yang menganggapnya enteng, hal remeh temeh yang tidak terlalu esensi untuk kategori pernikahan “Para Pejuang”. Bahkan dianggap sebagai suatu kesesatan oleh sebagian orang.

Tentu saja dengan catatan bahwa perasaan itu bukan nafsu semata, harus dibarengi dengan rasionalitas yang seimbang.

Padahal itu sangat  penting loh, bayangkan saja… setiap manusia ini memiliki hasrat pemenuhan biologis, sosial dan psikologis, bagaimana bisa ketiga aspek terpenuhi dengan baik jika pasangannya tidak mampu memenuhi ketiganya, mungkin hanya satu atau dua, padahal ketiganya butuh untuk dipenuhi. Maka dari itu seyogyanya ta’aruf ini menjadi sarana yang baik dan benar untuk mencocokkan dua kepribadian yang berbeda agar dapat berjalan beriringan saling melengkapi. Indahnyaaa hihiii ^_^

Rasulullah SAW sendiri telah menganjurkan adanya Nadzhar (melihat) dalam proses ta’aruf untuk mengukur tingkat kepuasan atas penerimaan calon suami terhadap calon istri, begitupun sebaliknya. Bukan sesuatu hal yang justru dihindari dengan alasan mengurangi keikhlasan dll. Hal tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat memperhatikan sisi-sisi manusiawi.

Tulisan ini tidak bermaksud untuk memprovokasi pembaca agar mencintai lawan jenis secara bombastis, spektakuler, fenomenal hahaaahaaa (a.k.a naksir-naksiran ga jelas dan tidak bertanggung jawab sebelum pernikahan), tapi setidaknya, mempertimbangkan aspek yang satu ini.

Sungguh, tidak ada satupun orang didunia ini yang benar-benar sempurna sesuai dengan kriteria yang kita inginkan dan harapkan. Karena sampai matipun kita takkan pernah menemukannya. Pencarian itu hanya akan membuat jiwa kita lelah mencari seorang sempurna itu. Ini hanya sebuah bentuk usaha dari makhluk bernama manusia yang pasti bisa menilai sejauh mana  ia bisa menerima orang lain yang akan menjadi pasangannya dengan apa adanya, begitupun sebaliknya. Hey bukankah ini inti dari semuanya? menerima dan diterima apa adanya.

Hemmmmmm,,,, :)

Rabb telah mengingatkan bahwa bisa jadi apa yang kita sukai buruk untuk kita, dan bisa jadi apa yang kita benci itu baik bagi kita.

Namun, salahkah jika berharap agar ada satu orang saja yang menyanyangi kita dan kita pun menyayanginya? Memiliki perasaan yang sama seperti yang kita rasakan padanya? Seseorang yang tepat pada waktu yang tepat, terbaik untuk kita, dan kita mengetahuinya dari sejak awal, bukan harus mengetahuinya belakangan?

Huuuummmm mencintai dengan tulus. Melihat kita sebagai wanita yang berharga untuk dijaga. Tidak selalu berbau kepentingan. Satu saja. Semoga  bukan keinginan yang muluk-muluk ya Rabb…

Hummmmmm…. Bisakah tahu dari awal kalau orang itu baik atau buruk bagi kita?

[Hehehe teteeep aja nih baong] :D

Baiklah jika seorang itu bukan seseorang yang kita inginkan, mungkin dia adalah seseorang yang kita butuhkan, dan kita hanya perlu mempercayai bahwa Allah akan memberikan yang terbaik, kita akan mengetahuinya cepat atau lambat :)

Saat ini, yang perlu kulakukan adalah terus memperbaiki diri, agar pada saatnya nanti seseorang itupun akan merasa menemukan seorang sosok terbaik dari kita (The Best Of Us) :)

Tidak ada yang sejati disini, hanya berupaya menjadikan yang tidak sejati ini ke jalan sejati milik-Nya.

Umar RA berkata: tidak ada kebahagiaan sejati sampai kita melangkahkan kaki di Syurga… sooooo idealist :)

Finally, I believe that whether he’s not the one I want, may be he’ll be the one I need…

He must be the best man I would have, and I will be the best woman he would find at last

All I can do is believe…

On the day I realize that: No Body gets too much. That’s it.

Senja yang terang – Menjelang fajar

Bandung, 17-18 Mei 2009

Kamar ‘gudang’ yang belum sempat kubereskan

^_^ tehijaukiwi

1 Juni yang aneh

Juni 1, 2009

1 juni yang aneh

hummppfff…..

aku terkejut

:(

maaf

maaf

maaf

:(

Hiks.. hiks.. :(

8-) Rada telat sehh, pas orang-orang udah heboh sm KCB, aku baru IN heheehe :D

Biarlaah.. tadi siang ke ruangan temenku yg lagi nyetel lagu KCB ini, wewww keren!! aku suka lagunya enak, lirik lagunya KCB yg dibawain sama Teh Melly ini daleem bgt, ceess ke hati hohoo lol

Ini neh, liriknya   ;) :

~Ketika Cinta Bertasbih~


Bertuturlah cinta mengucap satu nama
Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih mengutus hati ini
Ku sandarkan hidup dan matiku pada-Mu

Bisikkan doaku dalam butiran tasbih
Ku panjatkan pintaku pada-Mu Maha Cinta
Sudah diubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit


Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta

Cinta…

Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta
Ketika cinta bertasbih

ck… ck…

humppffff…

touching banget kan lyricnya?

eh jadi kepikiran idea :

tar klo aku nikah, nasyid ini bakal jadi salah satu back sound walimahanku heuheu…

uhmmm kapan ya…???? rolleyes

sebelum Ramadhan tahun ini mungkin kah?

hohooo [mupeng mode on] mrgreen

wuakakakaaakk  lol

Akhir-akhir ini aku suka bgt deh bilang kata-kata:

Salaamun ‘alaikum bimaa Shabartum

Bagai penyemangat… Bagai perisai jiwa (caelaaah)

Tadi aja aku kirimin kata-kata ini ke tmn2ku ;) heheh :

Salamun alaikum bimaa Shabartum…

Semangat berakhir pekan semua!! q^_^p

Semoga berhenti sejenak esok hari mampu menguatkan jiwa, mengembalikannya ke lingkaran positif setelahnya hingga kita mampu bergerak untuk lebih baik… ^_^

Sungguh, tidak ada seorangpun yang sempurna…

Kita tidak akan pernah bisa mendapatkan satu orang saja yang benar-benar sesuai dengan apa yang kita harapkan dan kita inginkan didunia ini, karna itu berarti hanya membuat jiwa kita lelah mencarinya.

Bersyukurlah terhadap apapun yang diperoleh, jangan menyesal dikemudian hari karena mengabaikan orang yang peduli pada kita dengan mengkhianati kepercayaannya.

On the day we should learn how to “Mencintai Allah tanpa Syarat dalam ujian dan kebahagiaan”

Gambatte!!

[Tampak sangat dewasa bukan tulisanku ini? hihiiyy]

Semoga jadi penyemangatku juga…

hahaaa Gambatte!! Ureshiiiiiiiiiiiiiii :D

Today…

before 12.00 pm

someone gave me a book, special book that i really wanna have:

“5 cm” [author: Donny Dhirgantoro] :)

someone’s being so nice for buying me that book; domo arigatou mrgreen

on the second sheet of the book cover intj wrote:

to: C………..y enfp, this is a gift

from scientist with glasses, intj. Be tough…

Actually, yesterday i asked intj to write those words on it as ’something to remember’ hehee in other words remembrance hehehe.. may be someday i would never meet someone like intj again hummmpppff  question i don’t know…

overall…

thank to scientist with glasses; intj, for making my mood “up” today ;)

arrrghhh sebaaalll

Mei 16, 2009

15 Mei 09

HOT OFFICE!!!

:mad:

Sebal
Sebal
Sebal

Kompie nghang… nghang…

restart lagi
restart lagi

mengeluh lagi deh

iya sih harusnya ga ngeluh
harusnya pantang mengeluh

tapi kalo tiap hari kayak gini???

eeeerrrrrrrrghhhh :evil:

—–

:cry: Another me:

Sabar… Sabar… Sabar…

ayo donk tehijaukiwi… sabar laah

betapaaaa sulitnyaaaa :( :cry:

Maka malaikat akan menyalamimu dengan:

“Salaamun alaikum bimaa shabartum”


tidak semudah teori untuk mengeksekusi sebuah kata SABAR

berjuanglah!! :D

Hari ini

Sebuah jiwa dari sebrang sana meluncurkan panah-panah katanya tepat dihadapanku

didepan layarku…

Seseorang yang pernah mengajak ku berdiskusi dari jiwa ke jiwa…

Seseorang yg tak pernah kukenal..

Mengingatkanku…

Seorang saudara yang skripsinya telah membantuku ;)

Hari ini saat aku bosan dengan hidupku….

———–

Sang Jiwa:

Wahai orang-orang yang berprasangka pada jiwanya

jangan menganggap benar semua apa yang kau fikirkan dan engkau yakini

sesungguhnya pemilik jiwa adalah Ilahi

*****

maka dalam memahaminya serahkan pula pada Ilahi

sinarilah ia dengan cahaya Al Qur’an dan Sunnah

niscaya jiwamu sembuh dari kepincangannya

atau dari sedu sedannya

atau dari keluh kesahnya

*****

tidak mengapa dikau tidak percaya padaku

tapi aku yakin engkau selalu percaya pada Ilahi

hingga sampai waktunya nanti

*****

Tahukah engkau tetang Dia?

Sesungguh-Nya dia Maha bijaksana

Dan selalu dekat dengan Manusia

Dia telah berjanji

Tidak akan mempercepat atau mengundurkan ajalmu bila waktunya tiba

*****

Maka

Penting untuk dikau nikmati

Perjalan menuju Ilahi

atas cara yang diminta-Nya

bukan sekehendakmu sendiri

manusia yang penuh kebodohan

kebohongan

nafsu

dan kealfaan

*****

mengapa tidak banyak manusia

yang menginginkan dirinya seperti apa yang Allah inginkan?

Egoisme memang menyesatkan

lihatlah nanti

hingga suatu saat

dikala karunia mengantarkan pada sengsara

dan kesengsaraan berbuah kesabaran menuju nikmat

hingga para malaikat berkata pada jiwa yang tenang

~Salamun’alaikum bima shabartum

kesejahteraan untukmu atas kesabaranmu~


atas kesabaranmu berljalan di atas ketaatan

walau disekelilingmu manusia banyak mengingkari

selamat atasmu atas kesabaranmu

berjalan di jalan ilahi di batas-batas yang di tetapkan-Nya

ketahuilah disukai banyak manusia bukanlah kebenaran

tapi kebenaran adalah apa yang ada disisi-Nya

walau mulut-mulut manusia hendak memadamkannya

berusaha mematikan api kebenaran dengan membuatmu samar dengan yang halal dan yang haram

*****

pekerjaan jiwa ini adalah bersabar

di tengah perjalanan yang terasa panjang

padahal hanya sebentar saja

memang tidak terasa sekarang

namun nanti kala engkau sudah di dalam kubur

pecut malaikat membuat engkau terngaga

pedihnya azab akibat mengikuti hasrat kebanyakan manusia

Aku tertegun memandangi kata-kata dari Sang Jiwa…

Jiwa perindu Syurga…

Pantaskah jiwaku merindu Syurga? sedang aku adalah orang yang hina :(

[on the day i really miss Allah so much although it isn't in line yet with efforts to achieve Allah's Love]

hummppff >_<

***

Thanks to: Sang Jiwa

[b] [o] [s] [a] [n]

Mei 13, 2009

Bosan

Bosan dengan rutinitas, dengan semua

Bosan

Sangat

Bosan

Teramat

Bosan

itu saja.

:?